Manajemen Mutu
03.57
Perencanaan
Mutu
|
Produk
|
Kriteria
Kulitas
|
|
Sistem Informasi Kepegawaian Dinas
Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat
|
Sistem Mencakup Fitur Berikut :
·
Mengelola dan
menyimpan data kepegawaian serta administrasi lainnya seperti :
o
kenaikan
pangkat,
o
input nilai
DP3,
o
kenaikan gaji
berkala,
o
pengajuan cuti,
o
mutasi
internal,
o
serta absensi
pegawai.
·
Laporan dari
pengolahan data kepegawaian
·
Aplikasi
fleksibel untuk 5 tahun mendatang.
·
Sistem
menggunakan platform Open Source.
·
Sekuritas web
hanya berupa username dan password
·
Mampu
diakses 15000 pengguna internet dalam waktu yang bersamaan dengan kecepatan
minimal 15 Kb/s.
|
Jaminan
Mutu
|
Aktivitas
|
Produk
|
Standar Mutu
|
|
Elisitasi Kebutuhan Kepegawaian Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Provinsi Jawa Barat
|
Informasi mengenai Dinas Tenaga Kerja
dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat
|
·
Informasi mencakup
lingkungan internal kantor
·
Mampu
diakses 15000 pengguna internet dalam waktu yang bersamaan dengan kecepatan
minimal 15 Kb/s.
|
|
Informasi stakeholder yang terlibat
|
·
Informasi mencakup
lingkungan internal kantor
·
Daftar stakeholder
mencakup stakeholder primer dan sekunder
|
|
|
Informasi proses bisnis yang ada
|
·
Proses bisnis yang
diperoleh sesuai dengan kejadian yang ada
|
|
|
Informasi struktur organisasi
Pengurus Disnakertrans Provinsi Jawa Barat, dan masing-masing hak nya dalam
penggunaan sistem informasi keuangan ini
|
·
Informasi struktur
organisasi yang diperoleh tidak hanya terdiri dari stakeholder primer maupun
sekunder
|
|
|
Dokumen kebutuhan
|
·
Kebutuhan diperoleh
dari stakeholder primer dan sekunder
|
|
|
Batasan proyek
|
·
95% dari proyek,
selesai dengan batasan proyek yang sudah ditentukan bersama
|
|
|
Estimasi kebutuhan dana awal
|
·
Proyek selesai
dengan memakan biaya < atau = anggaran biaya yang sudah diestimasi
|
|
|
Dokumentasi pertemuan
|
·
95% dari banyaknya
pertemuan dengan stakeholder, didokumentasikan dengan lengkap
|
|
|
Dokumentasi kebutuhan proyek
|
·
Semua perubahan
atau penambahan pada kebutuhan proyek, didokumentasikan
|
|
|
Analisis Kebutuhan Sistem
|
SKPL
|
·
Kebutuhan yang ada
pada SKPL berdasarkan pada ekstraksi dari dokumen kebutuhan
·
Kebutuhan pada SKPL
diperoleh dari hasil prioritisasi kebutuhan sesuai dengan kesepakatan
terhadap stakeholder
|
|
Revisi SKPL
|
·
Revisi dari SKPL
hanya dapat dilakukan jika implementasinya tidak melebihi estimasi biaya
maupun waktu proyek
|
|
|
Desain Prototype (Interface) Sistem
|
Desain Prototype (Interface) Sistem
|
·
Prototype yang
dibuat akan digunakan pada implementasi
|
|
Presentasi prototype kepada
stakeholder
|
Feedback dari hasil presentasi
|
·
Perubahan pada
prototype hanya dapat dilakukan 20% dari perubahan pada feedback
|
|
Dokumen Perubahan
|
·
Semua perubahan
pada prototype, didokumentasikan
|
|
|
Konfirmasi final prototype
|
DPPL
|
·
Prototype final
didokumentasikan pada DPPL
|
|
Pembuatan sistem (coding)
|
Sistem Informasi Kepegawaian
Disnakertrans Provinsi Jawa Barat
|
·
100% fitur sistem diterapkan
dan selesai dalam waktu <= estimasi waktu proyek
|
|
Roll Out (Deployment Sistem
Informasi)
|
Deployment Sistem Informasi Kepegawaian
|
·
Deployment Sistem
Informasi Kepegawaian ini selesai pada waktu yang sudah dijadwalkan
|
|
Presentasi sistem informasi akhir/
Testing dan Debugging
|
Skenario Pengujian
|
·
Skenario pengujian
dihasilkan sesuai dengan permasalahan yang ada / kemungkinan besar akan
terjadi
|
|
Testing berdasarkan skenario
|
·
100% skenario
pengujian dilakukan
|
|
|
Support
|
Dokumen SOP (System Operating
Procedure) Sistem Informasi
|
·
100% Dokumen SOP
dihasilkan sesuai dengan kondisi dari hasil testing
|
|
Dokumen SMP (System Maintenance
Procedure) Sistem Informasi
|
·
100% Dokumen SMP
dihasilkan sesuai dari estimasi error yang mungkin terjadi dan error yang
diperoleh dari hasil testing
|
|
|
Pelatihan/sosialisasi
|
·
Pelatihan/sosialisasi
dihadiri oleh semua stakeholder yang berperan langsung pada sistem (primer)
dan beberapa stakeholder sekunder
·
Penggunaan sistem
ini dapat berjalan dengan baik, maksimal seminggu setelah
pelatihan/sosialisasi
|
Pengendalian
Mutu
Evaluasi kegiatan proyek untuk
membuat keputusan agar produk yang dihasilkan sesuai dengan standar mutu.
Tindakan yang dilakukan meliputi : Penerimaan keputusan, pengerjaan ulang, dan
penyesuaian proses
|
Aktivitas
|
Produk
|
Standar Mutu
|
Hasil Pengujian
|
Tindakan
|
|
Elisitasi Kebutuhan Kepegawaian Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Provinsi Jawa Barat
|
Informasi mengenai Dinas Tenaga Kerja
dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat
|
·
Informasi mencakup
lingkungan internal kantor
·
Mampu diakses 200
pengguna internet dalam waktu yang bersamaan dengan kecepatan minimal 15
Kb/s.
|
100%
informasi berhasil didapatkan
|
Diterima
|
|
Informasi stakeholder yang terlibat
|
·
Informasi mencakup
lingkungan internal kantor
·
Daftar stakeholder
mencakup stakeholder primer dan sekunder
|
85% informasi berhasil didapatkan
|
Penyesuaian Proses
|
|
|
Informasi proses bisnis yang ada
|
·
Proses bisnis yang
diperoleh sesuai dengan kejadian yang ada
|
100% proses bisnis berhasil teridentifikasi
|
Diterima
|
|
|
Informasi struktur organisasi
Pengurus Disnakertrans Provinsi Jawa Barat, dan masing-masing hak nya dalam
penggunaan sistem informasi keuangan ini
|
·
Informasi struktur
organisasi yang diperoleh tidak hanya terdiri dari stakeholder primer maupun
sekunder
|
100% informasi berhasil didapatkan
|
Diterima
|
|
|
Dokumen kebutuhan
|
·
Kebutuhan diperoleh
dari stakeholder primer dan sekunder
|
85% kebutuhan berhasil diidentifikasi
|
Penyesuaian
Proses
|
|
|
Batasan proyek
|
·
95% dari proyek,
selesai dengan batasan proyek yang sudah ditentukan bersama
|
90% batasan proyek berhasil diselesaikan
|
Penyesuaian
Proses
|
|
|
Estimasi kebutuhan dana awal
|
·
Proyek selesai
dengan memakan biaya < atau = anggaran biaya yang sudah diestimasi
|
100% estimasi biaya sudah dibuat
|
Diterima
|
|
|
Dokumentasi pertemuan
|
·
95% dari banyaknya
pertemuan dengan stakeholder, didokumentasikan dengan lengkap
|
90% pertemuan terdapat dokumentasi yang
lengkap
|
Penyesuaian Proses
|
|
|
Dokumentasi kebutuhan proyek
|
·
Semua perubahan
atau penambahan pada kebutuhan proyek, didokumentasikan
|
100% revisi kebutuhan
didokumentasikan
|
Diterima
|
|
|
Analisis Kebutuhan Sistem
|
SKPL
|
·
Kebutuhan yang ada
pada SKPL berdasarkan pada ekstraksi dari dokumen kebutuhan
·
Kebutuhan pada SKPL
diperoleh dari hasil prioritisasi kebutuhan sesuai dengan kesepakatan
terhadap stakeholder
|
85% Kebutuhan sudah diidentifikasi
|
Penyesuaian Proses
|
|
Revisi SKPL
|
·
Revisi dari SKPL
hanya dapat dilakukan jika implementasinya tidak melebihi estimasi biaya
maupun waktu proyek
|
100% Kebutuhan sudah diidentifikasi
berdasarkan revisi
|
Diterima
|
|
|
Desain Prototype (Interface) Sistem
|
Desain Prototype (Interface) Sistem
|
·
Prototype yang
dibuat akan digunakan pada implementasi
|
Prototype 50% selesai
|
Ditolak
|
|
·
Prototype yang
dibuat sudah direvisi
|
Prototype 75% selesai
|
Penyesuaian Proses
|
||
|
·
Prototype sesuai
dengan keinginan stakeholder
|
Prototype 100% selesai
|
Diterima
|
||
|
Presentasi prototype kepada
stakeholder
|
Feedback dari hasil presentasi
|
·
Perubahan pada prototype
hanya dapat dilakukan 25% dari perubahan pada feedback
|
75% prototype sudah dievaluasi
|
Penyesuaian Proses
|
|
Dokumen Perubahan
|
·
Semua perubahan
pada prototype, didokumentasikan
|
100% dokumentasi prototype sudah
selesai
|
Diterima
|
|
|
Konfirmasi final prototype
|
DPPL
|
·
Prototype final
didokumentasikan pada DPPL
|
Prototype final 100% selesai
|
Diterima
|
|
Pembuatan sistem (coding)
|
Sistem Informasi Kepegawaian
Disnakertrans Provinsi Jawa Barat
|
·
100% fitur sistem diterapkan
dan selesai dalam waktu <= estimasi waktu proyek
|
100% fitur sudah selesai
|
Diterima
|
|
Roll Out (Deployment Sistem
Informasi)
|
Deployment Sistem Informasi Kepegawaian
|
·
Deployment Sistem
Informasi Kepegawaian ini selesai pada waktu yang sudah dijadwalkan
|
Aplikasi 100% sudah terinstall sesuai
kebutuhan
|
Diterima
|
|
Presentasi sistem informasi akhir/
Testing dan Debugging
|
Skenario Pengujian
|
·
Skenario pengujian
dihasilkan sesuai dengan permasalahan yang ada / kemungkinan besar akan
terjadi
|
90% poin-poin dari skenario yang akan
diuji didapatkan
|
Penyesuaian Proses
|
|
Testing berdasarkan skenario
|
·
100% skenario
pengujian dilakukan
|
90% skenario sudah dilakukan
|
Penyesuaian Proses
|
|
|
Support
|
Dokumen SOP (System Operating
Procedure) Sistem Informasi
|
·
100% Dokumen SOP
dihasilkan sesuai dengan kondisi dari hasil testing
|
100% dokumen sudah terselesaikan
|
Diterima
|
|
Dokumen SMP (System Maintenance
Procedure) Sistem Informasi
|
·
100% Dokumen SMP
dihasilkan sesuai dari estimasi error yang mungkin terjadi dan error yang
diperoleh dari hasil testing
|
90% dokumen sudah terselesaikan berdasarkan
hasil testing
|
Penyesuaian Proses
|
|
|
Pelatihan/sosialisasi
|
·
Pelatihan/sosialisasi
dihadiri oleh semua stakeholder yang berperan langsung pada sistem (primer)
dan beberapa stakeholder sekunder
·
Penggunaan sistem
ini dapat berjalan dengan baik, maksimal seminggu setelah
pelatihan/sosialisasi
|
100% pelatihan sudah dilaksanakan
Sistem berjalan dengan baik selama 7
hari setelah sosialisasi
|
Diterima
|
0 komentar